Tampilkan postingan dengan label Hacking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hacking. Tampilkan semua postingan

Mencari Tools Untuk Hacking

Bagi para hacker pemula, kesulitan utama yang akan di hadapi adalah mencari tool (software) yang
dapat digunakan untuk mulai belajar hacking. Pada kesempatan ini beberapa situs yang membawa
beberapa tool yang sangat berguna untuk melakukan hacking akan di perlihatkan, situs tersebut adalah:


• http://www.hackingexposed.com.
• http://www.atstake.com
• http://www.foundstone.com
• http://www.hoobie.net
• http://xforce.iis.net

Hacking Exposed

Hacking Exposed barangkali salah satu situs yang baik untuk hacker pemula, tentunya ada baiknya
membaca-baca berbagai buku yang diterbitkan mereka, seperti, hacking exposed 3rd
edition atau hacking
exposed windows 2000, sebagai referensi.

• http://www.hackingexposed.com/win2k/links.html berguna bagi pengguna Windows 2000 karena
dengan mudah mencari berbagai softcopy dari file yang diperlukan untuk melakukan exploitasi dan
defence di Windows 2000. Detail keterangan / cerita tentang teknik yang dibutuhkan diterangkan dalam
buku Hacking Exposed Windows 2000 yang terdiri dari enam (6) bagian termasuk appendix, yaitu,
bagian pertama dasar, bagian ke dua teknik profiling, bagian ke tiga teknik penyerangan, bagian ke
empat berbagai eksploit untuk servis dan klien, dan terakhir bagian ke lima teknik pertahanan.

• http://www.hackingexposed.com/links/links.html sangat berguna bagi pengguna umum, karena tersedia
link yang cukup banyak yang dibutuhkan untuk mengerti teknik hacking. Bagi para hacker pemula ada
baiknya masuk ke IRC channels, vulnerabilities and exploits, footprinting, hardening, gateway services.
Sebagian dari link yang ada mungkin sudah tidak jalan, yah memang demikian lah dunia bawah tanah
tidak ada jaminan reliablitas.

• http://www.hackingexposed.com/tools/tools.html barangkali bagian yang paling berbahaya & paling
banyak di minati oleh para hacker pemula. Beberapa topik seperti Counter Measure Tools, Denial of
Service, Enumeration Tools, Footprinting Tools, Tool untuk mengambil alih kontrol / komputer, tool
untuk menaikin user previlege, tool untuk membuat backdoor, scanning, dll masih banyak sekali.

• http://www.hackingexposed.com/scripts/scripts.html berisi kumpulan script yang di kategorikan dalam
tiga (3) kelompok, yaitu, untuk Unix scan, NT scan dan Web scan. Semua di tulis dalam perl untuk di
jalankan di Linux / UNIX. Untuk menjalankan script, anda membutuhkan software netcat yang dapat di
download dari http://www.atstake.com/research/tools/index.html.

• http://www.atstake.com/research/tools/index.html barangkali termasuk bagian paling berbahaya di situs
@stake. Di sini anda akan dapat mendownload tools yang dibutuhkan untuk mencari informasi,
melakukan forensic (auditing jika ada serangan), scan & analisa kelemahan, dan mungkin akan banyak
membuat pusing adminitrator jaringan adalah password auditing tools yang bisa membuka password.
Harus di akui bahwa sebagian besar tool tersebut umumnya berjalan di atas mesin Unix.

• http://www.hoobie.net/security/exploits/index.html berisi banyak source eksploit lama hasil karya besar
para hacker di masanya. Cukup menarik bagi anda yang ingin mempelajari teknik-teknik eksploitasi.
Dari situs ini, ada baiknya anda mencoba untuk men-download brutus untuk meng-crack password (ups
ini sangat berbahaya).

Salah sumber eksploit & ilmu hacking yang baik di Internet adalah http://xforce.iis.net, anda dapat
memilih tool berdasarkan jenis sistem operasi, tipe eksploitasinya dll.

Selengkapnya...

Belajar Menjadi Hacker

Hacker dengan keahliannya dapat melihat & memperbaiki kelemahan perangkat lunak di komputer;
biasanya kemudian di publikasikan secara terbuka di Internet agar sistem menjadi lebih baik. Sialnya,
segelintir manusia berhati jahat menggunakan informasi tersebut untuk kejahatan – mereka biasanya
disebut cracker. Pada dasarnya dunia hacker & cracker tidak berbeda dengan dunia seni, disini kita
berbicara seni keamanan jaringan Internet.


Saya berharap ilmu keamanan jaringan di tulisan ini digunakan untuk hal-hal yang baik – jadilah Hacker
bukan Cracker. Jangan sampai anda terkena karma karena menggunakan ilmu untuk merusak milik
orang lain. Apalagi, pada saat ini kebutuhan akan hacker semakin bertambah di Indonesia dengan
semakin banyak dotcommers yang ingin IPO di berbagai bursa saham. Nama baik & nilai sebuah
dotcom bisa jatuh bahkan menjadi tidak berharga jika dotcom di bobol. Dalam kondisi ini, para hacker
di harapkan bisa menjadi konsultan keamanan bagi para dotcommers tersebut – karena SDM pihak
kepolisian & aparat keamanan Indonesia amat sangat lemah & menyedihkan di bidang Teknologi
Informasi & Internet. Apa boleh buat cybersquad, cyberpatrol swasta barangkali perlu di budayakan
untuk survival dotcommers Indonesia di Internet.

Berbagai teknik keamanan jaringan Internet dapat di peroleh secara mudah di Internet antara lain di
http://www.sans.org,http://www.rootshell.com, www.linuxfirewall.org, http://www.linuxdoc.org,
http://www.cerias.purdue.edu/coast/firewalls,http://www.redhat.com/mirrors/LDP/HOWTO/. Sebagian
dari teknik ini berupa buku-buku yang jumlah-nya beberapa ratus halaman yang dapat di ambil secara
cuma-cuma (gratis). Beberapa Frequently Asked Questions (FAQ) tentang keamanan jaringan bisa
diperoleh di http://www.iss.net/vd/mail.html, http://www.v-one.com/documents/fw-faq.htm. Dan bagi
para experimenter beberapa script / program yang sudah jadi dapat diperoleh antara lain di http://bastille-
linux.sourceforge.net/
, http://www.redhat.com/support/docs/tips/firewall/firewallservice.html.

Bagi pembaca yang ingin memperoleh ilmu tentang jaringan dapat di download secara cuma-cuma dari
http://pandu.dhs.org, http://www.bogor.net/idkf/, http://louis.idaman.com/idkf. Beberapa buku berbentuk
softcopy yang dapat di ambil gratis dapat di ambil dari http://pandu.dhs.org/Buku-Online/. Kita harus
berterima kasih terutama kepada team Pandu yang dimotori oleh I Made Wiryana untuk ini. Pada saat ini,
saya tidak terlalu tahu adanya tempat diskusi Indonesia yang aktif membahas teknik-teknik hacking ini –
tetapi mungkin bisa sebagian di diskusikan di mailing list lanjut seperti kursus-linux@yahoogroups.com
& linux-admin@linux.or.id yang di operasikan oleh Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI)
http://www.kpli.or.id.

Cara paling sederhana untuk melihat kelemahan sistem adalah dengan cara mencari informasi dari
berbagai vendor misalnya di http://www.sans.org/newlook/publications/roadmap.htm#3b tentang
kelemahan dari sistem yang mereka buat sendiri. Di samping, memonitoring berbagai mailing list di
Internet yang berkaitan dengan keamanan jaringan seperti dalam daftar
http://www.sans.org/newlook/publications/roadmap.htm#3e.

Dijelaskan oleh Front-line Information Security Team, “Techniques Adopted By 'System Crackers'
When Attempting To Break Into Corporate or Sensitive Private Networks,” fist@ns2.co.uk

http://www.ns2.co.uk. Seorang Cracker umumnya pria usia 16-25 tahun. Berdasarkan statistik pengguna
Internet di Indonesia maka sebetulnya mayoritas pengguna Internet di Indonesia adalah anak-anak muda
pada usia ini juga. Memang usia ini adalah usia yang sangat ideal dalam menimba ilmu baru termasuk
ilmu Internet, sangat disayangkan jika kita tidak berhasil menginternetkan ke 25000 sekolah Indonesia
s/d tahun 2002 – karena tumpuan hari depan bangsa Indonesia berada di tangan anak-anak muda kita ini.

Nah, para cracker muda ini umumnya melakukan cracking untuk meningkatkan kemampuan /
menggunakan sumber daya di jaringan untuk kepentingan sendiri. Umumnya para cracker adalah
opportunis. Melihat kelemahan sistem dengan mejalankan program scanner. Setelah memperoleh akses
root, cracker akan menginstall pintu belakang (backdoor) dan menutup semua kelemahan umum yang
ada.

Seperti kita tahu, umumnya berbagai perusahaan / dotcommers akan menggunakan Internet untuk (1)
hosting web server mereka, (2) komunikasi e-mail dan (3) memberikan akses web / internet kepada
karyawan-nya. Pemisahan jaringan Internet dan IntraNet umumnya dilakukan dengan menggunakan
teknik / software Firewall dan Proxy server. Melihat kondisi penggunaan di atas, kelemahan sistem
umumnya dapat di tembus misalnya dengan menembus mailserver external / luar yang digunakan untuk
memudahkan akses ke mail keluar dari perusahaan. Selain itu, dengan menggunakan agressive-SNMP
scanner & program yang memaksa SNMP community string dapat mengubah sebuah router menjadi
bridge (jembatan) yang kemudian dapat digunakan untuk batu loncatan untuk masuk ke dalam jaringan
internal perusahaan (IntraNet).

Agar cracker terlindungi pada saat melakukan serangan, teknik cloacking (penyamaran) dilakukan
dengan cara melompat dari mesin yang sebelumnya telah di compromised (ditaklukan) melalui program
telnet atau rsh. Pada mesin perantara yang menggunakan Windows serangan dapat dilakukan dengan
melompat dari program Wingate. Selain itu, melompat dapat dilakukan melalui perangkat proxy yang
konfigurasinya kurang baik.

Setelah berhasil melompat dan memasuki sistem lain, cracker biasanya melakukan probing terhadap
jaringan dan mengumpulkan informasi yang dibutuhkan. Hal ini dilakukan dengan beberapa cara,
misalnya (1) menggunakan nslookup untuk menjalankan perintah 'ls ' , (2) melihat
file HTML di webserver anda untuk mengidentifikasi mesin lainnya, (3) melihat berbagai dokumen di
FTP server, (4) menghubungkan diri ke mail server dan menggunakan perintah 'expn ', dan (5)
mem-finger user di mesin-mesin eksternal lainnya.

Langkah selanjutnya, cracker akan mengidentifikasi komponen jaringan yang dipercaya oleh system apa
saja. Komponen jaringan tersebut biasanya mesin administrator dan server yang biasanya di anggap
paling aman di jaringan. Start dengan check akses & eksport NFS ke berbagai direktori yang kritis
seperti /usr/bin, /etc dan /home. Eksploitasi mesin melalui kelemahan Common Gateway Interface (CGI),
dengan akses ke file /etc/hosts.allow.

Selanjutnya cracker harus mengidentifikasi komponen jaringan yang lemah dan bisa di taklukan.
Cracker bisa mengunakan program di Linux seperti ADMhack, mscan, nmap dan banyak scanner kecil
lainnya. Program seperti 'ps' & 'netstat' di buat trojan (ingat cerita kuda troya? dalam cerita klasik yunani
kuno) untuk menyembunyikan proses scanning. Bagi cracker yang cukup advanced dapat mengunakan
aggressive-SNMP scanning untuk men-scan peralatan dengan SNMP.

Setelah cracker berhasil mengidentifikasi komponen jaringan yang lemah dan bisa di taklukan, maka
cracker akan menjalan program untuk menaklukan program daemon yang lemah di server. Program
daemon adalah program di server yang biasanya berjalan di belakang layar (sebagai daemon / setan).

Keberhasilan menaklukan program daemon ini akan memungkinkan seorang Cracker untuk memperoleh
akses sebagai ‘root’ (administrator tertinggi di server).

Untuk menghilangkan jejak, seorang cracker biasanya melakukan operasi pembersihan 'clean-
up‘ operation dengan cara membersihkan berbagai log file. Dan menambahkan program untuk masuk
dari pintu belakang 'backdooring'. Mengganti file .rhosts di /usr/bin untuk memudahkan akses ke mesin
yang di taklukan melalui rsh & csh.

Selanjutnya seorang cracker dapat menggunakan mesin yang sudah ditaklukan untuk kepentingannya
sendiri, misalnya mengambil informasi sensitif yang seharusnya tidak dibacanya; mengcracking mesin
lain dengan melompat dari mesin yang di taklukan; memasang sniffer untuk melihat / mencatat berbagai
trafik / komunikasi yang lewat; bahkan bisa mematikan sistem / jaringan dengan cara menjalankan
perintah ‘rm –rf / &’. Yang terakhir akan sangat fatal akibatnya karena sistem akan hancur sama sekali,
terutama jika semua software di letakan di harddisk. Proses re-install seluruh sistem harus di lakukan,
akan memusingkan jika hal ini dilakukan di mesin-mesin yang menjalankan misi kritis.

Oleh karena itu semua mesin & router yang menjalankan misi kritis sebaiknya selalu di periksa
keamanannya & di patch oleh software yang lebih baru. Backup menjadi penting sekali terutama pada
mesin-mesin yang menjalankan misi kritis supaya terselamatkan dari ulah cracker yang men-disable
sistem dengan ‘rm –rf / &’.

Bagi kita yang sehari-hari bergelut di Internet biasanya justru akan sangat menghargai keberadaan para
hacker (bukan Cracker). Karena berkat para hacker-lah Internet ada dan dapat kita nikmati seperti
sekarang ini, bahkan terus di perbaiki untuk menjadi sistem yang lebih baik lagi. Berbagai kelemahan
sistem di perbaiki karena kepandaian rekan-rekan hacker yang sering kali mengerjakan perbaikan tsb.
secara sukarela karena hobby-nya. Apalagi seringkali hasil hacking-nya di sebarkan secara cuma-cuma
di Internet untuk keperluan masyarakat Internet. Sebuah nilai & budaya gotong royong yang mulia
justru tumbuh di dunia maya Internet yang biasanya terkesan futuristik dan jauh dari rasa sosial.

Pengembangan para hobbiest hacker ini menjadi penting sekali untuk keberlangsungan / survival
dotcommers di wahana Internet Indonesia. Sebagai salah satu bentuk nyatanya, dalam waktu dekat Insya
Allah sekitar pertengahan April 2001 akan di adakan hacking competition di Internet untuk membobol
sebuah server yang telah di tentukan terlebih dahulu. Hacking competition tersebut di motori oleh anak-
anak muda di Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) Semarang yang digerakan oleh anak muda
seperti Kresno Aji (masaji@telkom.net), Agus Hartanto (hartx@writeme.com) & Lekso Budi Handoko
(handoko@riset.dinus.ac.id). Seperti umumnya anak-anak muda lainnya, mereka umumnya bermodal
cekak – bantuan & sponsor tentunya akan sangat bermanfaat dan dinantikan oleh rekan-rekan muda ini.

Mudah-mudahan semua ini akan menambah semangat pembaca, khususnya pembaca muda, untuk
bergerak di dunia hacker yang mengasyikan dan menantang. Kalau kata Captain Jean Luc Picard di Film
Startrek Next Generation, “To boldly go where no one has gone before”.

Selengkapnya...